Siasat Inggris Hadang Ekspansi Mobil Listrik China: Siap Tiru Tarif 45 Persen Eropa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Inggris merancang tarif impor kendaraan listrik (EV) asal China untuk mencegah praktik dumping produk bersubsidi. Menteri Bisnis, Inovasi, Sains, dan Perdagangan, Jonathan Reynolds, mempertimbangkan penerapan pajak hingga 45 persen, menyamai kebijakan yang telah ditetapkan oleh Uni Eropa.
Langkah ini diambil untuk melindungi produsen lokal sekaligus mengamankan akses pasar ekspor Inggris ke Eropa. Tanpa penyelarasan tarif, pemasok suku cadang Inggris berisiko terhambat aturan "Made in Europe" yang memprioritaskan produksi benua tersebut. Meski belum difinalisasi, pemerintah menegaskan perlunya langkah pengamanan pasar otomotif nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 15.30
Lewat KITE, Bea Cukai Beri Kemudahan Impor Bahan Baku bagi Industri Otomotif
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 08.14
Hyundai Ioniq 3 Batal Dirilis, Kenapa?
Berita terkait
Hongqi Ingin Jadi Lexus, tapi di Kampungnya Sedang Terjun Bebas
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 17.32
Wow! Changan Nevo A06 Terbaru Diklaim Memiliki Jarak Tempuh 800 Km
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.26
Perjalanan Xiaomi Auto: dari Beijing, ke Eropa, Menuju Indonesia
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 13.00
Dua Honda Langka, Dua Karakter Berbeda, Satu Benang Merah: Fun to Drive!
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 11.10