Sidang Kasus Little Aresha, Ortu Cerita Anak Ketakutan Setiap Melihat Air
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sidang lanjutan kasus kekerasan di Daycare Little Aresha digelar dengan pemeriksaan saksi orang tua korban. Sembilan saksi hadir mendampingi jaksa penuntut umum untuk memberikan keterangan terkait trauma dan luka yang dialami anak-anak saat dititipkan di daycare tersebut. Mereka menggambarkan perubahan perilaku anak yang signifikan setelah dititipkan, termasuk ketakutan mendalam terhadap air dan kegiatan mandi. Salah satu saksi, berinisial WM, menyampaikan bahwa anaknya menjadi enggan dan cemas ketika dimandu, berbeda dengan kebiasaannya sebelumnya. Di tempat baru, anak lain yang seusia justru senang bermain air, namun anaknya justru takut dan mundur. Selain trauma psikologis, para orang tua juga melaporkan adanya luka fisik. Saksi berinisial HK menceritakan anaknya mengeluarkan darah dari telinganya saat dijemput dari daycare, meski tidak ada tanda garukan yang terlihat. Darah yang keluar cukup banyak namun tidak mengalir deras. Para orang tua menanyakan hal ini langsung ke pihak daycare, namun belum mendapatkan penjelasan yang memuaskan. Kasus ini masih dalam proses pemeriksaan saksi untuk memperkuat bukti dan memastikan kebenaran dugaan kekerasan yang terjadi di lingkungan daycare.
Bagikan
Berita terkait
Ortu di Sidang Daycare Little Aresha: Anak Diikat-Dikurung, Kena Scabies
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 21.27
Siswa SMA di Bener Meriah Aceh Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Sekolah Telusuri
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 16.53
Tak Hanya Sandera 9 Perempuan, KKB Bunuh Seorang Ibu Lalu Buang Anaknya ke Jurang
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 17.02
11 Terdakwa Kasus Daycare Little Aresha Jalani Sidang Perdana di PN Yogyakarta
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.23