Simpan Tas Kabin di Maskapai Ini Bakal Berbayar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jetstar Australia akan mulai mengenakan biaya tambahan sebesar 25-52 dolar Australia (Rp292.500-Rp608.400) bagi penumpang yang ingin menyimpan tas kabin di kompartemen bagasi atas mulai 2 Februari 2026. Kebijaran ini bertujuan mempercepat proses boarding dan meningkatkan ketepatan waktu penerbangan. Penumpang tetap dapat membawa satu tas kecil yang muat di bawah kursi tanpa biaya tambahan. CEO Jetstar Stephanie Tully menyatakan kebijaran ini didasarkan pada riset pelanggan dan awak kabin, serta memberi fleksibilitas bagi penumpang untuk hanya membayar layanan yang dibutuhkan. Jetstar juga menawarkan layanan Priority Carry-on yang memungkinkan penumpang membawa tas lebih besar ke kompartemen atas dengan prioritas boarding lebih awal dan dikecualikan dari batasan berat maksimal 7 kilogram. Menteri Transportasi Australia Catherine King menekankan pentingnya transparansi biaya tambahan kepada calon penumpang saat pembelian tiket. Kebijaran ini berlaku untuk seluruh penerbangan Jetstar Airways kecuali yang dioperasikan Jetstar Japan, dan penumpang yang sudah memesan tiket setelah 2 Februari akan mendapatkan layanan Priority Carry-on gratis.
Bagikan
Berita terkait
Kemenhub Periksa Fasilitas Bandara hingga Operasional Penerbangan Setelah Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.07
Garuda Indonesia Kembali Layani Penerbangan Komersial di Bandara Husein Sastranegara, Bandung
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 15.00
Pesawat Vietnam Airlines Putar Balik Usai "Buang" Bahan Bakar, Kenapa?
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 11.30
Garuda Buka Penerbangan Reguler Rute Bali – Bandung, Wisatawan Berdatangan
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.01