Sinergi Vokasi, Industri dan Inovasi Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) mengadakan Sarasehan Vol. III ke-44 untuk memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi, industri, pemerintah, dan inovasi dalam mendukung ketahanan energi nasional. Acara dengan tema 'Membangun Sinergi Vokasi, Industri, dan Inovasi untuk Mendukung Ketahanan Energi Nasional' menghimpun perwakilan pemerintah, dunia industri, dan pemangku kepentingan sektor energi untuk membahas isu-isu kritis. Dalam sarasehan, kepala SKK Migas melalui Mohammad Kemal memberikan keynote speech, diikuti diskusi panel yang mencakup perkembangan energi panas bumi, LNG, keselamatan kerja, ekonomi energi, serta kebutuhan SDM dan kompetensi. Diskusi menekankan pentingnya koordinasi kebijakan, pengembangan teknologi, investasi, dan daya saing sektor energi untuk memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri. Upaya sinergi ini menjadi fondasi utama dalam mencapai tujuan ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
Penguatan Kebijakan Dinilai Penting Jaga Ketahanan Energi Indonesia
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 12.02
ASPEBINDO Dorong Bioenergi Menjadi Kekuatan Bisnis dan Ketahanan Energi Nasional
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 09.44
BPK Mulai Audit Ketahanan Energi Indonesia, 59 Entitas Jadi Target
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 15.20
Dialog di UGM, Waka MPR Tegaskan Urgensi Ketahanan Energi Sejajar Ketahanan Nasional
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 19.49