Singapura Kerahkan Robot AI untuk Menjaga Keamanan Publik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Singapura akan memperkenalkan robot humanoid berteknologi AI untuk mendukung aparat keamanan sejak 2028. Robot akan bekerja sampingan petugas Hazmat, lapas, dan forensik, mengambil alih tugas rutin yang menuntut fisik berat atau berbahaya. Menteri Kedua Dinas Dalam Negeri Edwin Tong menyatakan hal ini memungkinkan personel fokus pada tugas yang memerlukan empati, penilaian, dan kepemimpinan manusiawi. Proyek diluncurkan melalui Home Team Humanoid Robotics Centre (H2RC) dengan anggaran USD100 juta, dikelola HTX. Pengujian terlibat pengiriman pasokan ke ambulans, operasi SCDF, investigasi perombakan, dan pemeriksaan sel. Tujuannya adalah meningkatkan keselamatan publik melalui integrasi teknologi canggih.
Bagikan
Berita terkait
Pertama di Dunia, Singapura Luncurkan Pusat Data Bertenaga Sel Otak Manusia
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 19.44
Tetangga RI Resmi Gandeng China Kembangkan Teknologi Nuklir
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.40
Update Windows 11 26H2 Dirilis: Masa Cuma 174 KB?
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.32
Bahan Baku Jadi Titik Lemah Industrialisasi, RI Butuh 2 Badan Khusus
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 19.20