Tetangga RI Resmi Gandeng China Kembangkan Teknologi Nuklir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Singapura dan China resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama pengembangan teknologi nuklir demi tujuan damai. Kesepakatan strategis antara Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura (MTI) serta Otoritas Energi Atom China (CAEA) ini bertujuan meningkatkan kapasitas mandiri Singapura dalam melakukan penilaian teknis, keamanan, dan keselamatan terkait potensi pemanfaatan energi nuklir di masa mendatang.
Lingkup kerja sama ini mencakup penilaian teknis keselamatan reaktor nuklir, pertukaran kunjungan ilmiah, keterlibatan publik, hingga pelatihan sumber daya manusia. Kemitraan internasional ini juga menjadi langkah persiapan krusial bagi Singapura menjelang evaluasi Fase 1 Tinjauan Infrastruktur Nuklir Terintegrasi (INIR) oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027.
Inisiatif ini melengkapi rangkaian kolaborasi nuklir yang sebelumnya telah dijalin Singapura bersama mitra global lain seperti Amerika Serikat, Prancis, Korea Selatan, dan IAEA. Langkah-langkah ini sejalan dengan arahan Perdana Menteri Lawrence Wong untuk secara bertahap dan sistematis mengkaji potensi tenaga nuklir serta membangun kompetensi nasional di bidang energi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 20.30
Produsen Robot China Unitree IPO, Bidik Dana 6,1 Miliar Yuan
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.40
Cetak Rekor, Kereta Maglev China Tembus 800 Km/Jam dalam 5,3 Detik!
Berita terkait
Pecahkan Rekor, Kereta China Tembus 800 Km/Jam dalam 5,3 Detik
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.07
Raksasa Teknologi AS Tutup Kantor, Tak Kuat Berbisnis di China
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.20
Mesin Uang Baru China Bernilai Rp 3.000 Triliun, Amerika Minggir Dulu
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.15
China Balas Dendam, Respons Amerika Tidak Terduga
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 08.15