Singapura Sudah Beli F-35 dan Kini Lirik Jet Tempur Generasi Ke-6, Bagaimana dengan Indonesia?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Singapura mulai menjajaki kemungkinan bergabung dalam Global Combat Air Programme (GCAP), proyek pengembangan jet tempur generasi keenam oleh Inggris, Italia, dan Jepang. Langkah ini menyusul status Singapura sebagai negara Asia Tenggara pertama yang membeli jet tempur siluman F-35 dari Amerika Serikat. Menurut laporan Janes, pembicaraan awal masih bersifat eksploratif, hanya pengumpulan informasi, dan belum ada keputusan resmi untuk menjadi peserta GCAP. Hal ini dinilai wajar karena Angkatan Udara Republik Singapura (RSAF) masih menunggu kedatangan armada F-35 pertama.
GCAP bertujuan menghadirkan jet tempur generasi-6 Tempest beserta ekosistem tempur udara terpadu sekitar tahun 2035, mencakup kecerdasan buatan, sensor baru, jaringan komunikasi terpadu, senjata canggih, dan pesawat nirawak pendamping. Saat ini RSAF memiliki 40 unit F-15SG dan 49 unit F-16C/D. Tahap berikutnya akan menerima 8 unit F-35A dan 12 unit F-35B, dengan F-35B pertama dikirim sebelum akhir tahun ini. Pesawat akan dilatih di Pangkalan Garda Nasional Udara Ebbing, Arkansas, AS, dan F-35B pertama dijadwalkan ditempatkan di Singapura pada 2029. Dengan luas wilayah kurang dari 725 kilometer persegi, Singapura menghadapi tantangan operasional angkatan udara.
Bagikan
Berita terkait
2 Negara Tetangga Indonesia Ini Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 14.39
Singapura Beli 20 Jet Tempur Siluman F-35 Rp71 Triliun, Mengapa 12 Unit Justru Ditempatkan di AS?
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 10.35
Deretan 14 Jet Tempur F-35 Jatuh sejak 2018
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 04.40
Aset Kasus Cuci Uang Terbesar Singapura Dilelang, Berlian Hermes Laku Rp 5 Miliar
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 20.00