Siswa di Pontianak Sekolah Daring Imbas Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Pontianak meliburkan pembelajaran tatap muka bagi siswa TK, PAUD, SD, dan SMP mulai Senin (10/7) akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti kota. Berdasarkan pantauan alat pengukur kualitas udara di Kecamatan Pontianak Tenggara, konsentrasi partikel udara mencapai di atas 200 mikrogram per meter kubik pada pukul 21.00–23.00 WIB (kategori tidak sehat), lalu turun menjadi kategori sedang sekitar pukul 08.00 WIB. Partikel asap yang lebih berat menyebabkan kualitas udara terburuk pada malam hingga subuh. Kegiatan belajar mengajar dialihkan ke mode daring tanpa batas waktu pasti; kebijakan akan disesuaikan dengan perkembangan kualitas udara.
Wali Kota Edi Kamtono meminta masyarakat, terutama anak-anak, mengurangi aktivitas luar ruangan dan memakai masker saat keluar rumah. Dinas Kesehatan melaporkan kenaikan kasus ISPA sekitar 5 persen dan telah menyiapkan oksigen di rumah sakit serta puskesmas. Wali Kota telah menetapkan status darurat karhutla untuk memperkuat koordinasi lintas sektor antara Pemkot, Pemprov Kalbar, pemerintah pusat, Forkopimda, dan swasta guna penanganan kebakaran dan dampak kesehatan.
Bagikan
Berita terkait
Darurat Karhutla, Kabut Asap Selimuti Kota Pontianak
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 08.47
Kasus ISPA di Kabupaten Tasikmalaya Tembus 97.629 Selama Kemarau 2026
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.58
Kasus ISPA di Kalsel Tembus 7.000, Warga Diminta Waspada Kabut Asap
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.47
Kualitas Udara Memburuk, BMKG Minta Warga Palembang Pakai Masker
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 06.00