Skandal Berlian Rp 949 M Bikin Warga Panik, Ramai-Ramai Jual Perhiasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri perhiasan Vietnam diguncang skandal manipulasi berlian senilai sekitar Rp 949 miliar. Penyelidikan mengungkap lebih dari 30.000 berlian diselundupkan dari India melalui Hong Kong selama dua tahun terakhir. Para pelaku diduga menghapus nomor identifikasi laser dari laboratorium GIA lalu memberikan ukiran dan sertifikat palsu yang melebih-lebihkan kualitas, sehingga berlian dapat dijual dengan harga jauh lebih mahal.
Kasus ini memicu kepanikan massal di kalangan konsumen. Banyak warga berbondong-bondong menjual kembali berlian mereka, bahkan dengan diskon hingga 30%. Puluhan toko perhiasan di Ho Chi Minh City tutup sementara, dan kawasan pusat perhiasan yang biasanya ramai berubah sepi. Skandal ini turut menyeret perusahaan perhiasan terbesar di bursa Vietnam, Phu Nhuan Jewelry (PNJ), yang nilai kapitalisasi pasarnya anjlok hampir 50%. Saigon Jewelry Company (SJC) juga terlibat, dengan empat orang ditangkap karena memasok lebih dari 3.400 berlian berkualitas rendah senilai sekitar Rp 315 miliar.
Pemerintah Vietnam memperluas inspeksi terhadap industri perhiasan sepanjang Agustus. Analis Maybank Investment Bank menilai tantangan terbesar saat ini adalah memulihkan kepercayaan konsumen melalui penguatan jaminan keaslian, sertifikasi, dan transparansi asal-usul berlian. Toko-toko kecil diperkirakan paling terdampak karena kesulitan mempertahankan kepercayaan pelanggan sekaligus likuiditas usaha.
Bagikan
Berita terkait
Kasus Penyelundupan 150 Ribu Benih Bening Lobster di Banten Segera Disidang
Detik.com · 29 September 2026 pukul 22.28
Saham Group MNC Kompak Naik, Analis Minta Investor Cermati Fakta Tak Tergiring Isu Medsos
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 19.12
IHSG Berat Tinggalkan Level 6.000, Rupiah Jadi Pemberat
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 17.55
IHSG Seharian di Zona Merah, Ditutup Turun ke Level 6.121
Detik.com · 29 September 2026 pukul 16.54