Skor PISA RI Rendah, Prabowo Beberkan Tantangan Kelola 388 Ribu Sekolah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengakui hasil PISA menunjukkan kualitas pendidikan Indonesia masih rendah, dengan skor membaca hanya sedikit di atas Filipina. Indonesia berada di bawah Thailand, Malaysia, Belanda, Vietnam, rata-rata OECD, Jepang, dan Singapura. Prabowo menjelaskan bahwa perbandingan dengan negara-negara tersebut perlu mempertimbangkan konteks geografis yang berbeda. Indonesia sebagai negara kepulauan menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dengan 388 ribu sekolah tersebar di daerah pegunungan dan pulau-pulau terluar. Ia mencatat bahwa Singapura hanya memiliki populasi 5 jilyar dan wilayah satu kota, sehingga pemerintahan pendidikannya tidak bisa dibandingkan langsung dengan Indonesia. Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa faktor geografis tidak boleh menjadi alasan untuk tidak berusaha memperbaiki kualitas pendidikan. Ia meminta hasil PISA dijadikan sebagai peringatan dan koreksi untuk mengambil langkah perbaikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 07.58
Prabowo Bentuk Tim Gabungan Lonjakkan Mutu Buku SD-SMA
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 19.54
Prabowo Lagi Perbaiki Buku SD-SMA, Malaysia-Kamboja Jadi Pembanding
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 19.54
Prabowo Mau Perbaiki Buku SD-SMA, Malaysia-Kamboja Jadi Pembanding
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 22.50
Prabowo: Investasi RnD Indonesia Masih Sedikit, Kita Perbaiki
Berita terkait
Menkeu Optimalkan Alokasi Anggaran Pendidikan Rp 824 T untuk Proyek Sekolah Gratis
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 01.01
Menkeu: Presiden minta peta besar program pendidikan 2027
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 20.41
Prabowo Mau Sekolah-Kuliah Gratis, Pemerintah Punya Dana Rp824 T
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 18.14
Mensos Lapor Presiden: Siswa Sekolah Rakyat Capai 44 Ribu Orang
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 08.15