Soal Muktamar NU, Kacung Marijan Singgung soal Sinergi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto membuka Muktamar NU ke-35 di Jombang, menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara serta peran NU dan Muhammadiyah dalam stabilitas nasional. Guru besar FISIP UNAIR Kacung Marijan sepak menyatakan ajakan Prabowo tentang sinergi pemerintah-organisasi keagamaan positif, namun menekankan sinergi tidak boleh sekadar dukungan politik. NU dan Muhammadiyah memiliki basis massa besar dan telah berperan sejak sebelum kemerdekaan, seperti lagu Yalal Wathon dan Peristiwa 10 November. Namun, kontribusi organisasi ini belum seimbang dengan upaya negara dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan kelompok keagamaan. Kacung menyatakan hubungan yang sehat memerlukan kedua sisi memberikan masukan, bukan hanya dukungan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 19.08
Prabowo Minta Maaf Sekolah NU Belum Dapat Panel Interaktif, Janji Kirim 4 Unit
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 17.13
Gus Yahya di Muktamar NU: Semoga 5 Tahun Lagi Dibuka Presiden Prabowo Lagi
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 11.10
Peserta Muktamar Ke-35 NU Mulai Berdatangan di Ponpes Bahrul Ulum, Banser Siaga
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 08.30
Presiden Prabowo Buka Muktamar NU ke-35, 2.000 Santri Siapkan Penyambutan
Berita terkait
Prabowo Janjikan Beri Empat Layar Interaktif untuk Sekolah NU
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.58
Ini Alasan Dindik Jatim Siapkan Sekolah untuk Muktamar NU
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 20.58
Surat Ratusan Murid SD di Batanghari Bacakan Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 20.17
Materi Muktamar ke-35 NU Tuntas, Prof Niam: Semoga Lahir Gagasan Besar dan Keputusan Strategis
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.48