Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Songket dan Suntiang Jadi Inspirasi, Budaya Minangkabau Didorong Masuk Industri Kreatif

Jenama lokal Saskara meluncurkan koleksi terbaru bertajuk "Bungo Ameh" yang terinspirasi dari budaya Minangkabau, khususnya kemegahan mahkota suntiang dan motif kain songket khas Sumatera Barat. Koleksi ini merupakan bagian dari rangkaian Koleksi Nusantara yang konsisten mengenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui desain perlengkapan ibadah. Nama "Bungo Ameh" berasal dari bahasa Minang yang berarti Bunga Emas, merepresentasikan keindahan dan nilai luhur budaya Minangkabau. Koleksi ini juga mengambil inspirasi dari falsafah "Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah".

Bungo Ameh tersedia dalam enam warna, mencakup lini perempuan berupa prayer set (mukena, sajadah, dan pouch) serta hijab, dan lini laki-laki berupa sarung dengan desain senada. Mukena menggunakan material satin silk yang halus dan ringkas untuk dibawa bepergian. Desainer Saskara, Andya Kartika, menjelaskan bahwa koleksi ini memadukan elemen motif songket, ornamen bunga suntiang, nilai Islam, dan seni tenun Sumatera Barat dalam satu konsep produk. Sejak berdiri tahun 2018, Saskara terus mengangkat warisan budaya Nusantara dan membuktikan bahwa tradisi dapat dikemas menjadi produk kreatif bernilai tambah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, sesuai semangat lokal to global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait