Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sore Ini Rupiah Melemah, Terdampak Gejolak Geopolitik Global

Nilai tukar rupiah melemah 0,11 persen atau 19 poin, berada di level Rp 17.744 per USD pada penutupan perdagangan Kamis. Pelemahan ini dipengaruhi oleh indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang naik 0,2 persen secara bulanan pada Juli, sesuai konsensus pasar. Data ini muncul setelah laporan Consumer Price Index (CPI) dan Producer Price Index (PPI) Juli yang relatif moderat.

Analis mata uang Ibrahim Assuabi dari Laba Forexindo Berjangka menjelaskan bahwa pergerakan rupiah juga dipengaruhi oleh isu geopolitik, khususnya potensi pembukaan kembali Selat Hormuz. Pembicaraan antara Iran dan Qatar mengarah pada kesepakatan pembagian akses dan pendapatan dari jalur perairan strategis ini, yang dapat mengurangi gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah.

Fokus pasar hari ini ditujukan pada rilis data klaim pengangguran mingguan AS dan pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh dalam acara Jackson Hole pada hari Jumat. Pengamat menilai kedua peristiwa ini berpotensi memengaruhi arah pergerakan mata uang termasuk rupiah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait