Sore Ini Rupiah Melemah, Terdampak Gejolak Geopolitik Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah melemah 0,11 persen atau 19 poin, berada di level Rp 17.744 per USD pada penutupan perdagangan Kamis. Pelemahan ini dipengaruhi oleh indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang naik 0,2 persen secara bulanan pada Juli, sesuai konsensus pasar. Data ini muncul setelah laporan Consumer Price Index (CPI) dan Producer Price Index (PPI) Juli yang relatif moderat.
Analis mata uang Ibrahim Assuabi dari Laba Forexindo Berjangka menjelaskan bahwa pergerakan rupiah juga dipengaruhi oleh isu geopolitik, khususnya potensi pembukaan kembali Selat Hormuz. Pembicaraan antara Iran dan Qatar mengarah pada kesepakatan pembagian akses dan pendapatan dari jalur perairan strategis ini, yang dapat mengurangi gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah.
Fokus pasar hari ini ditujukan pada rilis data klaim pengangguran mingguan AS dan pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh dalam acara Jackson Hole pada hari Jumat. Pengamat menilai kedua peristiwa ini berpotensi memengaruhi arah pergerakan mata uang termasuk rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 17.42
Rupiah melemah seiring indeks PCE AS sesuai konsensus pasar
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 17.26
Rupiah Diguncang Aksi Demo, Hari Ini Tak Berdaya di Posisi Rp17.744 per Dolar AS
Berita terkait
IHSG Merana, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.840 per Dolar AS
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 16.30
Ketidakpastian Geopolitik Timteng Bikin Rupiah Sulit Bangkit
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 12.44
Melemah di Pembukaan, Rupiah Diperkirakan Konsolidatif Sepanjang Rabu
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.37
Rupiah Dibuka Melemah 17.869, Sentimen Geopolitik hingga MSCI Mempengaruhi
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.36