Soroti Kasus Depresi Pascagempa NTT, DPR Minta Dukungan Psikososial Korban dan Relawan Diperkuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi IX DPR, Netty Prasetiyani Aher mengkhawatirkan meningkatnya kasus depresi pasca-gempa NTT. Ia menyoroti kematian seorang pemuda di Dusun Nggolonio, Nagekeo yang diduga mengakhiri hidup akibat depresi berat dan kecemasan pasca-gempa susulan. Kasus ini menjadi alarm penting untuk memperkuat dukungan psikososial bagi korban dan relawan. DPR juga memperkenalkan 206 Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) untuk memperkuat layanan medis di enam kabupaten terdampax gempa. Namun, perhatian juga diarahkan pada kematian seorang relawan kemanusiaan yang meninggal karena kelelahan dalam menjalankan misi bantuan. Netty menuntut sistem pengamanan bagi nakes, Tim SAR, dan relawan serta pendidikan dini tentang pentingnya menyelamatkan diri terlebih dahulu sebelum membantu orang lain.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.30
PKS Dorong Korban Gempa NTT dan Nakes Diberi Layanan Kesehatan Mental
Berita terkait
Kodam Jaya Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 15.08
Pemerintah Gratiskan Penggantian Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.05
Update Gempa NTT: 91 Orang Meninggal, 1.286 Luka dan 161.084 Mengungsi
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 08.15
Pertamina Peduli Dirikan Posko Medis Gratis 24 Jam, Lebih Dekat dengan Korban Gempa di Reok NTT
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 05.15