Update Gempa NTT: 91 Orang Meninggal, 1.286 Luka dan 161.084 Mengungsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan 91 orang meninggal dan 1.286 orang luka hingga Minggu 24 Agustus pukul 16.00 WIB. Data dari BNPB menunjukkan 51% korban meninggal akibat dampak langsung seperti tertimpa reruntuhan bangunan, sementara 49% lainnya akibat dampak tidak langsung. Kabupaten Manggarai mencatat 32 korban meninggal, diikuti Manggarai Timur dengan 31 orang, Nagekeo 14 orang, Sikka 6 orang, Ngada 5 orang, Ende 2 orang, dan Manggarai Barat 1 orang. Distribusi jenis kelamin korban meninggal adalah 40 laki-laki, 48 perempuan, dan 3 masih dalam proses identifikasi.
Sebanyak 161.084 warga mengungsi di berbagai lokasi, dengan pengungsi terbanyak di Manggarai (46.519 orang), Nagekeo (34.256 orang), dan Manggarai Timur (31.372 orang). Korban luka paling banyak berada di Manggarai Timur (643 orang) dan Manggarai Barat (504 orang).
Pasca-gempa, BNPB menerima laporan penyakit baru, termasuk 3.721 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan 15 kasus gigitan hewan penular rabies di Kabupaten Nagekeo dan Manggarai Timur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 07.40
Tangis Bahagia di Tenda Pengungsian, Dedi Mulyadi Langsung Keluarkan Gepok Uang
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 05.15
Pertamina Peduli Dirikan Posko Medis Gratis 24 Jam, Lebih Dekat dengan Korban Gempa di Reok NTT
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 20.55
Zulhas Minta Gaji Kader PAN Dipotong Sebulan untuk Bantu Korban Gempa NTT
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 20.34
BNPB Update Korban Gempa NTT: 91 Orang Meninggal, 161 Ribu Warga Mengungsi
Berita terkait
Pengungsi Gempa NTT Tembus 161 Ribu, ISPA Capai 3.721 Kasus
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 19.51
Dokter Ortopedi Dikerahkan Tangani Korban Gempa NTT
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 18.55
Korban Tewas Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 49 Persen karena Penyakit Bawaan
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 17.22
Peduli Korban Gempa NTT, Bantuan Rp1,3 Miliar Disalurkan
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 10.12