Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Soroti Kasus Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Komisi IX DPR Minta BGN Audit Nasional SPPG

Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menyoroti kasus dugaan keracunan massal pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Mambaul Hikmah, Sidoarjo, Jawa Timur, pada 1 September. Kasus ini menyebabkan 293 santri harus dirawat di delapan rumah sakit, termasuk beberapa dengan gejala berat. Nurhadi meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan audit nasional terhadap sistem keamanan pangan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara keseluruhan. Ia menekankan bahwa audit tidak hanya dilakukan setelah kejadian, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar program yang bertujuan meningkatkan gizi tidak justru menimbulkan risiko kesehatan bagi penerima manfaat. Menurutnya, aspek keamanan pangan dan gizi harus dikelola secara terpadu agar masyarakat tidak perlu memilih antara nutrisi dan keamanan makanan.

Nurhadi menegaskan bahwa kasus di Sidoarjo tidak boleh dilihat secara terpisah, karena kasus serupa telah terjadi di beberapa daerah, termasuk Papua. Hasil evaluasi sebelumnya menunjukkan berbagai masalah keamanan pangan, seperti higiene dan sanitasi dapur yang belum memadai, kualitas bahan baku, proses memasak, pengendalian suhu makanan, penyimpanan, serta distribusi. Oleh karena itu, ia mendesak BGN mengubah pendekatan dari reaktif menjadi sistematik pencegahan mulai dari produksi hingga konsumsi. Audit nasional diharapkan dapat memastikan standar keamanan pangan diterapkan konsisten di seluruh SPPG di Indonesia, sekaligus menjaga kualitas gizi makanan tetap terjaga.

Berita terkait