Soroti Kemiripan Hasil Survei Politik, Muslim Arbi Singgung Independensi Pengumpulan Data
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat Politik dan Hukum Muslim Arbi mengkritik praktik survei politik di Indonesia karena adanya kemiripan hasil dari berbagai lembaga survei. Menurutnya, hal ini memunculkan pertanyaan masyarakat mengenai independensi proses pengumpulan data.
Muslim Arbi menjelaskan bahwa dugaan utama penyebab kemiripan tersebut adalah penggunaan jaringan pengelola surveyor atau enumerator yang sama oleh beberapa lembaga survei. Kondisi ini berpotensi membuat hasil survei memiliki pola serupa karena data dikumpulkan oleh pihak yang sama di lapangan.
Ia menilai persoalan intinya bukan terletak pada lembaga survei semata, melainkan pada dugaan adanya pihak ketiga yang mengelola jaringan enumerator di berbagai daerah. Ketergantungan terhadap jaringan yang sama ini, menurut Muslim Arbi, membuat independensi pengumpulan data dapat dipertanyakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 15.04
Kritik Praktik Survei Politik, Muslim Arbi Sebut Transparansi Jadi Kunci
Berita terkait
RI, Singapura, Malaysia, Brunei Tiba-Tiba Kompak Usulkan Ini ke Unesco
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 17.30
Isu Papua di Sidang Umum PBB, Legislatif Dorong Indonesia Aktif Lawan Narasi Tanpa Konteks Utuh
JawaPos · 27 September 2026 pukul 16.15
20 Semifinalis Bulu Tangkis Asian Games 2026, 4 dari Indonesia
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 16.00
Sinar Mas Land Dinobatkan sebagai Developer of the Year Indonesia 2026
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 15.31