Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kritik Praktik Survei Politik, Muslim Arbi Sebut Transparansi Jadi Kunci

Pengamat politik dan hukum Muslim Arbi mengkritik praktik survei politik di Indonesia, menyatakan bahwa kemiripan hasil survei dari berbagai lembaga memunculkan pertanyaan mengenai independensi pengumpulan data. Ia menyoroti dugaan penggunaan jaringan enumerator atau surveyor yang sama oleh beberapa lembaga, yang berpotensi menghasilkan pola temuan serupa. Muslim Arbi menyebut adanya kemungkinan pihak ketiga yang mengendalikan jaringan tersebut sebagai 'mafia survei politik', yang dapat mengatur proses pengambilan data sehingga angka-angka yang dihasilkan tampak valid namun kualitasnya dipertanyakan. Menurutnya, jika dugaan ini benar, masalahnya tidak hanya terkait metodologi penelitian tetapi juga etika demokrasi, karena survei dapat berubah menjadi alat untuk menggiring persepsi publik dan memengaruhi pilihan politik masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait