Soroti Kunjungan Dedi Mulyadi ke NTT, Pengamat: Baik, tetapi Sarat Pencitraan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kunjungan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyerahkan bantuan korban gempa mendapat kritik dari pengamat politik Dedi Kurniansyah. Meskipun menilai aksi kemanusiaan tersebut sebagai langkah yang baik, Dedi Kurniansyah menyoroti adanya muatan pencitraan politik di balik kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Dedi Mulyadi tidak efisien karena melibatkan tim besar dan biaya yang melebihi nilai bantuan yang diserahkan.
Menurut Dedi Kurniansyah, kunjungan tersebut merupakan kesempatan bagi Dedi Mulyadi untuk membangun citra populis, terutama mengingat perannya sekaligus sebagai kreator media sosial. Ia mengatakan hal ini tidak sebanding dengan pemimpin daerah lain yang juga memberikan bantuan tetapi tidak dijadikan momentum politik.
Pengamat ini juga menyatakan bahwa Dedi Mulyadi sedang mengalami sindrom selebritas, yakni haus pujian dan simpati publik. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak terlena dengan hiasan di media sosial dan tetap kritis terhadap motif di balik aksi kemanusiaan yang dipolitisasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 18.30
Warga NTT: ‘Ini Baru Pemimpin’, Dedi Mulyadi Disebut Berani Malu
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 01.30
Jawa Barat Masih Bermasalah, Dedi Mulyadi Sibuk Cari Panggung di NTT
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 00.30
Aksi Dedi Mulyadi di NTT: Bantuan Tulus atau Panggung Politik?
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 11.19
BNPB Salurkan 777 Ton Bantuan ke NTT Lewat Jalur Udara
Berita terkait
YBM PLN EPI Salurkan 500 Kg Beras untuk Korban Gempa di Ngada
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 21.00
Pertamina Salurkan Bantuan Logistik dan Obat-obatan hingga Pelosok Manggarai Timur
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 20.26
Dedi Mulyadi Balik Sentil Pengkritik: Warga Kena Musibah, Kok Malah Sibuk Nyinyir?
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 05.57
Pertamina Peduli Salurkan Bantuan bagi 534 Penyintas Gempa di NTT
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 03.23