Soroti Penjualan Ore IGP Pomalaa ke Morowali, HMI Pertanyakan Transparansi Data
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wasekjen Bidang ESDM PB HMI Munawir mendesak KPK dan Kejaksaan Agung meneliti dugaan penjualan ore nikel IGP Pomalaa PT Vale Indonesia Tbk ke Morowali tanpa tender terbuka. Munawir menyoroti hal-hal yang perlu ditelusuri meliputi mekanisme penjualan, proses tender, kadar ore yang dilelang, volume, harga, serta pembeli/pemenang tender. Ia juga mempertanyakan kesesuaian spesifikasi ore yang dilelang dengan ore yang dikirim ke Morowali, termasuk perbedaan kadar ore antara yang ditenderkan dan yang dikirimkan. Vale sebagai perusahaan terbuka (Tbk) diharuskan memberikan transparansi data penjualan ore secara publik.
Bagikan
Berita terkait
Pemkot Depok Ungkap Alasan Trotoar Ambles di Sawangan Belum Diperbaiki
Detik.com · 17 September 2026 pukul 21.18
Soal RKAB Nikel Vale, Ini Jawaban Spontan Bahlil di Depan Aggota DPR
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.35
Waka Komisi V Minta Kemenhub Ambil Kebijakan Radikal Usai Kecelakaan Kapal Virgo
kumparan · 14 September 2026 pukul 11.06
Pertamina segera Tender Proyek senilai USD 1,1 Miliar, Biorefinery Cilacap Ditarget Onstream 2029
JawaPos · 13 September 2026 pukul 22.00