Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sosok Citra, Karateka Cilik Sekolah Rakyat Dikenalkan Prabowo di DPR

Citra Nur Ramadhani, siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 67 Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara II, Jakarta, Jumat (14/8). Citra hadir mengenakan baju Bodo khas Sulawesi Selatan. Presiden menyebut Citra hampir putus sekolah saat kelas 4 SD karena membantu ibunya berjualan kacang. Ayahnya meninggal dunia ketika Citra masih kelas 2 SD. Ibunya, Hajrah, adalah orang tua tunggal yang bekerja serabutan sebagai buruh cuci harian dan membersihkan masjid. Presiden juga menyebut ibunya penyandang disabilitas. Citra berjualan kacang keliling di taman kota hingga SPBU dengan omzet sekitar Rp200 ribu per hari, kadang hingga malam tanpa sepengetahuan ibunya.

Setelah diterima di Sekolah Rakyat, Citra kembali belajar dan mengembangkan bakatnya. Ia meraih juara II karate tingkat Kabupaten Pangkep. Kesehariannya dimulai sejak subuh dengan beribadah, sarapan, lalu mengikuti pembelajaran. Matematika menjadi pelajaran yang disukainya. Wali asuh Maysaroh Abdi Gobel menilai Citra cepat menghafal dan memiliki semangat belajar tinggi. Kondisi fisiknya membaik setelah mendapat makanan bergizi tiga kali sehari plus dua kali camilan, dari sebelumnya sangat kurus.

Dalam pidato, Presiden Prabowo menyinggung kisah Citra sebagai bagian upaya pemerintah memutus mata rantai kemiskinan melalui akses pendidikan, tempat tinggal, makanan bergizi, dan lingkungan aman. Ia mendorong Citra terus berprestasi di karate. Citra, yang berusia sekitar 10 tahun, menyampaikan keinginannya terus berlatih hingga meraih sabuk hitam.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait