Staf Bandara KLIA Diduga Bantu Kopilot yang Selundupkan Narkoba ke RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepolisian Malaysia (PDRM) telah mengidentifikasi seorang staf atau petugas Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) yang diduga membantu kopilot Mohd Saufi bin Othman (39) dalam aksi penyelundupan narkoba ke Indonesia. Petugas tersebut akan segera dipanggil untuk memberikan keterangan dan dapat ditahan jika terbukti bersalah.
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa Mohd Saufi memperoleh narkoba di sebuah apartemen di Ampang, Malaysia. Dia tiba di KLIA pada pagi hari, menitipkan bagasi berisi narkoba, kemudian terbang ke Kota Kinabalu. Setelah kembali ke Kuala Lumpur, dia mengambil koper berisi ekstasi dan terbang ke Jakarta, di mana dia ditangkap oleh Bea Cukai Indonesia dengan 70.114 butir ekstasi seberat 26 kg di Bandara Soekarno-Hatta.
PDRM saat ini menunggu informasi dari Kepolisian Republik Indonesia untuk mengirim personel ke Indonesia guna membantu proses penyelidikan lebih lanjut.
Bagikan
Berita terkait
Masyarakat Papua Minta Pemerintah Buka Ruang Dialog Damai
JawaPos · 27 September 2026 pukul 12.30
Pemprov DKI Bakal Gelar FGD Bareng Pakar dan Masyarakat Kaji CFD Hari Sabtu
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 12.26
Pramono Targetkan 10 Ribu Bus Transjakarta Beralih ke Listrik pada 2030
kumparan · 27 September 2026 pukul 12.25
Di PBB, Menlu Sugiono Ungkap RI akan Sumbang Rp 21 M untuk Badan Pengungsi Palestina
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 12.22