STEM Tak Harus Mahal, Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran 5M dari PAUD untuk Cetak Generasi Emas 2045
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong pembelajaran STEM (Sains, Teknologi, Enjinering, Matematika) sejak usia dini di PAUD sebagai langkah menyiapkan generasi yang mampu mencapai Indonesia Emas 2045. Direktur Jenderal GTK, Prof. Dr. Nunuk Suryani menyatakan STEM tidak perlu dianggap mahal atau rumit, melainkan dapat diterapkan dengan pendekatan sederhana dan menyenangkan. Program ini diluncurkan di PAUD Terpadu Kalirejo, Kudus, untuk menutup defisit keterampilan tingkat tinggi, mengurangi kesenjangan mutu antar-sekolah, serta memperkuat capaian Delapan Dimensi Profil Lulusan. Fokus utama adalah menerapkan STEM sejak dini untuk meningkatan berpikir kritis, beradaptasi, memecahkan masalah, dan berinovasi pada anak.
Bagikan
Berita terkait
Kemendikdasmen Luncurkan Program STEM Nasional di PAUD Kalirejo Kudus
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 10.40
Kemendikdasmen Siapkan Program Bahasa Inggris Khusus untuk Guru SD
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 00.01
1.360 siswa mulai belajar di 17 Sekolah Nasional Terintegrasi
ANTARA News · 12 Agustus 2026 pukul 15.14
Lestari Moerdijat Dorong Sosialisasi Masif Lindungi Data Pribadi Anak
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 17.51