Lestari Moerdijat Dorong Sosialisasi Masif Lindungi Data Pribadi Anak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyebut dugaan penyalahgunaan data pribadi anak dalam pendataan PAUD sebagai alarm kerentanan perlindungan data kependudukan. Kasus ini terungkap dari keluhan orang tua di media sosial yang menemukan nama dan NIK anak mereka terdaftar di lembaga PAUD yang tidak pernah dikunjungi. Diduga data tersebut dicatut untuk memanipulasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tengah menelusuri kasus ini. Lestari mendorong pemerintah meningkatkan sosialisasi masif tentang pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi, terutama NIK dan KK. Ia menekankan perlunya edukasi agar masyarakat tidak sembarangan memberikan data pribadi dan proaktif memeriksa status data anak di laman resmi Kemendikdasmen. Lestari juga menyoroti bahwa sekitar 20.000 dari 82.000 desa di Indonesia belum memiliki layanan PAUD menurut data CSIS. Ia menegaskan pemerataan PAUD harus diiringi tata kelola data yang transparan dan akuntabel agar hak anak terlindungi.
Bagikan
Berita terkait
STEM Tak Harus Mahal, Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran 5M dari PAUD untuk Cetak Generasi Emas 2045
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 16.00
Kemendikdasmen Luncurkan Program STEM Nasional di PAUD Kalirejo Kudus
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 10.40
Mendikdasmen Catat Ada 71.744 Sekolah Rusak di Wilayah 3T Harus Direvitalisasi
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 13.08
OJK Masukkan Literasi Keuangan ke Sekolah, untuk Apa?
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 11.20