Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Stok Rudal Pencegat AS Menipis, Ini Taktik Perang yang Diterapkan Iran

Iran telah menyesuaikan taktik rudal dan drone-nya selama agresi AS baru-baru ini, yang semakin menantang pertahanan udara AS di Asia Barat. Laporan The New York Times menyebutkan bahwa selama lima hari serangan intensif bulan lalu, Iran meluncurkan gelombang drone dan rudal yang menyasar tiga pangkalan AS di Yordania. Serangan ini dirancang untuk membuat pertahanan udara Amerika kewalahan, termasuk dengan menggunakan rudal yang mampu mengubah arah secara tak terduga.

Pada 17 Juli, sebuah rudal Iran berhasil menembus pertahanan tersebut dan menghantam unit hunian prefabrikasi di pangkalan AS, menewaskan tiga tentara Amerika dan melukai lebih dari 100 orang lainnya. Pejabat Pentagon juga mengakui adanya tambahan korban luka dan kerusakan pada beberapa pesawat selama serangan di Yordania.

Serangan ini menyoroti dua perkembangan utama: meningkatnya kemampuan Iran untuk menyesuaikan taktik dan memanfaatkan kelemahan pertahanan udara AS, serta cepatnya penipisan stok rudal pencegat Amerika. Pentagon telah menggunakan lebih dari 1.500 rudal pencegat Patriot selama konflik dan kini tersisa kurang dari 1.700 unit. Pada satu hari saja, pasukan AS menembakkan sekitar 50 rudal pencegat Patriot, masing-masing senilai sekitar 4 juta dolar AS.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait