AS Perkuat Blokade Iran, Harga Minyak Jadi Target Perang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat mempertegas komitmen untuk mempertahankan blokade laut terhadap Iran tanpa batas waktu guna memberikan tekanan ekonomi yang berat. Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyatakan militer AS akan terus merotasi kapal di kawasan tersebut, sementara Menteri Keuangan Scott Bessent berencana menerapkan langkah isolasi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Prioritas utama AS kini bergeser pada upaya menurunkan harga bensin bagi konsumen domestik, meskipun pencegahan senjata nuklir Iran tetap menjadi tujuan kedua. Konflik ini berpusat pada kendali Selat Hormuz, jalur energi vital yang hampir ditutup oleh Iran sebagai bentuk pembalasan. Iran menuntut pencabutan sanksi dan pembebasan aset sebagai syarat pembukaan jalur tersebut.
Ketegangan ini berdampak pada ekonomi global dengan proyeksi penurunan pasokan minyak dunia sebesar 4,3 juta barel per hari menurut IEA. Risiko pelayaran meningkat setelah serangan terhadap kapal Abu Dhabi National Oil Company, sementara para ekonom memperingatkan potensi resesi global jika perang tidak segera berakhir.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.53
Balasan Iran Soal Pernyataan Trump Segera Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 11.14
Iran Respons Keras Trump yang Akan Deklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 10.40
Donald Trump segera Mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 04.19
Trump Sebut Akan Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Kalahkan Iran
Berita terkait
Trump dan Iran Terus Berseteru, Jalan Damai Masih Buntu
Detik.com · 27 September 2026 pukul 21.34
Presiden Iran Tegaskan Tak Percaya AS, Anggap Blokade Hormuz Respons Wajar
Detik.com · 27 September 2026 pukul 14.15
Harga Minyak AS Anjlok Hampir 8% Usai AS-Iran Bertemu
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 06.35
Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS Menyerang Lagi
Detik.com · 25 September 2026 pukul 13.45