Stok Rudal Pencegat THAAD AS Menipis hingga Tersisa 20%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Stok rudal pencegat THAAD Amerika Serikat telah turun hingga 20% dari jumlah awal, dengan CNN melaporkan bahwa militer telah menggunakan hampir 80% inventaris rudal THAAD-nya dan sekitar separuh dari rudal pencegat Patriot sejak perang dimulai. Sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan bahwa penipisan amunisi, ditambah dengan kekhawatiran sekutu di Timur Tengah tentang serangan balasan Iran, meyakinkan Presiden Trump untuk membatalkan rencana serangan berskala besar terhadap infrastruktur Iran. Meskipun demikian, pejabat Pentagon dan Gedung Putih menepis kekurangan tersebut. Juru bicara Pentagon Sean Parnell menyatakan bahwa militer AS adalah yang terkuat di dunia dan memiliki segala yang dibutuhkan untuk operasi sesuai arahan presiden. Juru bicara Gedung Putih Anna Kelly menambahkan bahwa militer memiliki lebih dari cukup amunisi untuk memenuhi seluruh tujuan strategis Presiden Trump dan bahkan lebih dari itu.
Bagikan
Berita terkait
Soal Wacana Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Legislator Ungkap 5 Catatan Kritis
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 00.35
Kenang Jasa Pahlawan, Kapolda Sumsel Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT RI
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 00.21
Srikandi Merdeka Cup: Garuda Pertiwi U-16 Lolos ke Semifinal usai Kalahkan Malaysia 3-0
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 00.16
Arsenal Juara Community Shield 2026 Seusai Menghancurkan Man City
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 00.16