Studi: Risiko Kanker Lambung Meningkat akibat Konsumsi Minuman Manis Harian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian terhadap 112.284 tenaga kesehatan di Amerika Serikat selama tiga dekade menunjukkan kaitan antara konsumsi minuman manis harian dengan peningkatan risiko kanker lambung. Individu yang mengonsumsi lebih dari satu porsi (sekitar 240 ml) minuman berpemanis per hari memiliki risiko 2,45 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang mengonsumsinya kurang dari satu porsi per bulan.
Kandungan fruktosa tinggi dalam minuman berpemanis diduga menjadi pemicu utama melalui berbagai mekanisme biologis, meski hubungan sebab-akibat secara mutlak masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Ahli gastroenterologi Andrew T. Chan menekankan bahwa studi ini bersifat observasional, namun tetap menyarankan pengurangan konsumsi gula cair untuk mencegah kanker lambung serta penyakit kronis lain seperti obesitas dan diabetes tipe 2.
Bagikan
Berita terkait
Konsumsi Minuman Manis Berulang Meningkatkan Risiko Kanker Lambung
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 10.15
Minuman Manis Setiap Hari Dikaitkan dengan Risiko Kanker Lambung Lebih dari Dua Kali Lipat
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 22.15
Bahaya Minuman Terlalu Panas: Risiko Kanker Kerongkongan Melonjak
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.30
Polling: Marak Bahan Tambal Gigi Dijual Online, Sudah Tahu Bahayanya?
kumparan · 1 September 2026 pukul 17.16