Suahasil Diminta Tak Ikuti Jejak Purbaya, Evaluasi Tata Kelola Fiskal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara diminta tidak mengikuti jejak kebijakan fiskal era Purbaya Yudhi Sadewa yang dinilai eksperimental dan kurang memberikan kepastian. Menurut ekonom UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat, Suahasil harus mengambil kebijakan fiskal yang tegas sekaligus konsisten untuk memberikan kepastian kepada dunia usaha, meskipun tetap mendukung industrialisasi dan daya beli masyarakat.
Pengalaman Suahasil sebagai mantan Kepala BKF dan Wakil Menteri Keuangan menjadi modal untuk mengarahkan kebijakan fiskal. Namun, langkah struktural diperlukan untuk meningkatkan kualitas belanja, penerimaan negara, dan tata kelola anggaran agar kebijakan yang diambil efektif dan berkelanjutan.
Achmad menekankan pentingnya menjaga defisit APBN di bawah 3% dari PDB, namun menegaskan bahwa angka tersebut tidak cukup menjadi satu-satunya ukuran kesehatan fiskal. Defisit 2,8-2,9% tidak akan bermakna jika dicapai melalui pemangkasan transfer ke daerah, subsidi yang tidak tepat sasaran, atau tekanan berlebihan terhadap kelas menengah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 17.06
Tak Lagi Jadi Menteri, Ini Sederet Kebijakan Purbaya Selama di Kementerian Keuangan
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.44
Menkeu Suahasil Nazara Pastikan Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 20.50
Detik-detik Purbaya Ditelepon Mensesneg di DPD Jelang Diganti Suahasil
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 20.19
Kemenkeu Gelar Sertijab Purbaya-Suahasil Besok Pagi, Ini Jadwalnya
Berita terkait
Ini Deretan PR Menkeu Suahasil Nazara
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 20.10
Purbaya Mendadak Dicopot Prabowo, Istana Disentil: Kalau Pemilik Toko Ugal-ugalan, Kasir Diganti Tetap Ambruk
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 20.00
Suahasil Ungkap Nasib Perombakan Pejabat Era Purbaya
Detik.com · 14 September 2026 pukul 19.30
Saleh Husin Berharap Suahasil Dengarkan Dunia Usaha dan Industri
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 19.00