Surat PHK dan Kebun yang Mengubah Jalan Hidup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar tenaga kerja Indonesia menghadapi persaingan yang sangat ketat dengan sekitar 10,7 juta pencari kerja setiap tahunnya menurut data Kementerian Ketenagakerjaan. Angka ini mencakup jutaan lulusan baru dari jenjang sekolah menengah hingga perguruan tinggi, serta angkatan kerja terdampak PHK. Di tengah dominasi pencarian kerja di sektor formal, sektor ekonomi hijau mulai menjadi alternatif mata pencaharian yang potensial bagi generasi muda.
Kisah Malik di Samarinda mencerminkan peralihan tersebut. Setelah terkena PHK di masa pandemi, ia berhasil mengelola kebun budidaya jambu air sebagai sumber pendapatan utama. Sementara itu, Abdul Qawiy, lulusan SMK Kehutanan, memanfaatkan peluang pemulihan lingkungan dengan menjalankan usaha pembibitan dan menangani pesanan 10.000 bibit pohon Sungkai untuk proyek rehabilitasi lahan.
Kedua contoh ini menunjukkan bahwa sektor berbasis lingkungan menawarkan peluang kerja nyata di luar sektor formal konvensional. Namun, keberlanjutan usaha di sektor ini tetap menuntut kesiapan modal, penguasaan teknologi, pengetahuan teknis, serta akses pasar yang memadai bagi para tenaga kerja muda.
Bagikan
Berita terkait
Waka MPR Dorong Pengembangan EBT Bermanfaat bagi Industri & Tenaga Kerja
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.09
BPS: Sektor Pertanian Terbanyak Serap Tenaga Kerja
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.25
Benih Berkualitas Bikin Cuan, Anak Muda Kian Tertarik Jadi Petani
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 14.40
Bangun Green Project Pertanian dan Industri Tapioka di Lampung, ESGIN Teken MoU
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 15.08