Waka MPR Dorong Pengembangan EBT Bermanfaat bagi Industri & Tenaga Kerja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menekankan pentingnya pengembangan energi terbarukan yang memberi manfaat nyata bagi industri nasional dan tenaga kerja Indonesia. Dalam audiensi dengan KADIN Jawa Tengah di Semarang, ia mengatakan transisi energi harus menjadi strategi pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi, bukan sekadar menjadi pasar teknologi hijau asing.
Jawa Tengah disebut memiliki modal kuat untuk menjadi lokomotif industri hijau. Provinsi ini memiliki potensi energi terbarukan lebih dari 200 GW, realisasi investasi pada 2025 mencapai sekitar Rp110 triliun dari 105.078 proyek yang menyerap 418.138 tenaga kerja. Selain itu, terdapat tujuh kawasan industri dan ekonomi khusus, dengan 12 kawasan lainnya dalam persiapan.
Namun, Eddy menyoroti hambatan struktural seperti kebutuhan akan kepastian hukum, kebijakan yang konsisten, perizinan yang lebih cepat, serta insentif yang tepat untuk menutup biaya hijau. Ia menegaskan bahwa transisi energi harus menghasilkan emisi turun, industri tumbuh, dan lapangan kerja berkualitas tercipta sekaligus, menjadikannya mesin pertumbuhan ekonomi baru bagi Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 00.47
International Battery Summit 2026 Mendorong Percepatan Transisi Energi
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.21
Jaga Hutan Tak Gratis, Prabowo Minta Negara Emisi Tinggi Bayar Indonesia
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 17.30
Momen Prabowo Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.19
Waka MPR Tekankan Transisi ke EBT Harus Dinikmati Industri dan Tenaga Kerja Dalam Negeri
Berita terkait
Waka MPR Dorong Kemitraan RI-China Bidang Transisi Energi-Ekonomi Hijau
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 10.27
EV Transisi Energi Menuju Green Mining di Kalsel
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.30
Anggaran Subsidi Listrik 2027 Naik, Tarif Non-Subsidi Ada Penyesuaian
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
Pertamina NRE dan METI Dorong Penguatan Ekosistem Energi Terbarukan di Sulut
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 19.58