Survei Poltracking: Mayoritas Publik Nilai Pengangguran Belum Teratasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978884/original/034061200_1574829307-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-6.jpg)
Mayoritas publik, 57,3 persen, menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum berhasil menurunkan angka pengangguran. Temuan ini berasal dari survei nasional Poltracking Indonesia yang dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 terhadap 1.220 responden di 38 provinsi. Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR menyatakan bahwa isu ekonomi, khususnya pengangguran dan harga kebutuhan pokok, menjadi persepsi paling kuat dalam penilaian publik terhadap kinerja pemerintah. Selain itu, 51,6 persen responden menilai pemerintah belum berhasil menciptakan lapangan kerja, sementara hanya 32,2 persen yang merasa pengangguran berhasil ditanggulangi.
Tekanan ekonomi juga terlihat dari kondisi pengeluaran rumah tangga, dengan 62,5 persen responden mengaku pengeluarannya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Mayoritas responden, 55,6 persen, menilai harga kebutuhan pokok tidak terjangkau dalam satu bulan terakhir. Bahkan, 44,3 persentase ini menjadi persoalan paling banyak dirasakan masyarakat, jauh di atas masalah lainnya. Hanta menjelaskan bahwa kenaikan harga kebutuhan pokok tanpa peningkatan pendapatan menyebabkan daya beli masyarakat menurun.
Menurut Hanta, pemerintah perlu memfokuskan perhatian pada penciptaan lapangan kerja untuk meningkatkan kondisi ekonomi keluarga. Publik memiliki ekspektasi besar agar pemerintah dapat menyediakan pekerjaan dan memulihkan daya beli masyarakat yang tertekan akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 20.30
35 Persen Anak Muda Lajang di Jepang Tak Berniat Menikah, Penghasilan Jadi Hambatan Terbesar
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.40
Banyak Warga Gak Puas, Popularitas Presiden Ini Merosot 38%
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.42
Blak-blakan, Purbaya Sebut Ekonomi 6 Persen Belum Cukup Serap Semua Pengangguran
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 21.06
Program Transmigrasi Baru Bangun Ekosistem Ekonomi dan Lapangan Kerja
Berita terkait
Survei BI: Sarjana RI Mulai Pede Banyak Lapangan Kerja 6 Bulan Lagi
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 12.25
Khawatir Susah Cari Kerja-Penghasilan Turun, IKK Juli 2026 Merosot
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 10.30
Survei Poltracking: Ekonomi Jadi PR Terberat Pemerintah
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.59
Purbaya: 2,4 Juta Lapangan Kerja akan Tercipta saat Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
JawaPos · 29 Agustus 2026 pukul 00.15