Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Swasembada Pangan hingga Ekspor Beras Jadi Kado Kemerdekaan Indonesia

Kementerian Pertanian menyematkan capaian swasembada pangan sebagai kado HUT ke-81 RI. Indonesia mencapai swasembada beras dalam satu tahun, lebih cepat dari target empat tahun. Proyeksi 2026: produksi 34,77 juta ton, kebutuhan 31,10 juta ton, surplus 3,67 juta ton. FAO menilai Indonesia produsen beras terbesar ASEAN (38,6 juta ton) dan peringkat 4 dunia. Cadangan beras Agustus 2026 mencapai 5,25 juta ton. Ekspor beras ke Malaysia dimulai 1.000 ton, potensi 200.000–1 juta ton per tahun.

Kesejahteraan petani tertinggi 34 tahun (indeks 127,84, Juli 2026). Ekspor pertanian Rp166 triliun, impor turun Rp41 triliun, kontribusi neto ~Rp200 triliun. Harga pupuk bersubsidi turun 20%. Masih 3 komoditas belum swasembada: kedelai, daging sapi, susu; target 3–5 tahun. Sawit untuk biofuel kurangi impor solar ~5 juta ton. Kolaborasi lintas sektor (TNI, Polri, daerah, dsb) kunci keberhasilan. Visi: Indonesia jadi ekonomi 5 besar dunia 2045/2050.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait