Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Suahasil Wanti-wanti Beras Selundupan Bakal Rugikan Swasembada Pangan

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa impor beras secara ilegal ke dalam negeri justru menodai swasembada pangan nasional, karena swasemboda pangan Indonesia didasarkan pada produksi dalam negeri. Praktik penyelundupan ini marak akibat besarnya daya tarik pasar Indonesia, namun justru menimbulkan kerugian bagi petani lokal dan menghambakan keamanan konsumen karena kualitas serta higienitas beras yang tidak terjamin. Suahasil juga menyoroti bahwa peredaran barang ilegal seperti pakaian bekas tidak hanya merusak industri tekstil dalam negeri, tetapi juga berpotensi menularkan bakteri atau virus dari luar negeri yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Untuk mencegah penyelundupan yang serupa, Suahasil menetapkan tiga pilar utama penguatan pengawasan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Pertama, meningkatkan integritas dan kedisiplinan SDM di lapangan agar tidak berkompromi dengan oknum yang tidak bersih. Kedua, memanfaatkan teknologi dan sistem pengawasan berbasis risiko seperti mesin X-ray, analisis data intelijen, dan sistem peringatan dini untuk mendeteksi anomali kode HS impor. Ketiga, memperbaiki proses bisnis agar pengawasan ketat tidak menghambat arus logistik barang legal yang penting untuk perekonomian nasional.

Suahasil menekankan bahwa pengawasan yang ketat tetap harus efisien agar tidak memperlambat distribusi barang impor legal yang dibutuhkan oleh perekonomian Indonesia. Dengan tiga pendekatan ini, DJBC berupaya memastikan keamanan pangan dan barang impor tanpa mengorbankan kecepatan dan kelancaran perdagangan nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait