Tahura Sultan Adam Ditutup Sementara Untuk Percepat Penanganan Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menutup sementara kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam untuk pembangunan jalur akses Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla). Jalan rintisan ini bertujuan mempercepat mobilisasi personel, peralatan, dan armada pemadam menuju titik rawan kebakaran. Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra menyebut keberadaan jalur akses diharapkan memangkas waktu tempuh petugas sehingga pengendalian api dapat dilakukan lebih dini, sekaligus memperkuat perlindungan kawasan konservasi selama musim kemarau.
Penutupan menyusul kejadian karhutla di kawasan Villa Tengger, Mandiangin, yang berhasil dicegah penyebarannya. Penanganan melibatkan personel gabungan dari UPTD Tahura Sultan Adam, Manggala Agni, BPBD Kalsel, BPBD Kabupaten Banjar, Koramil Karang Intan, Polsek Karang Intan, BPK Mandiangin, Masyarakat Peduli Api, serta satgas udara yang disiagakan BNPB. Dishut Kalsel mengimbau masyarakat mematuhi penutupan, menghindari aktivitas berpotensi memicu kebakaran, dan segera melaporkan titik api kepada petugas.
Bagikan
Berita terkait
Antisipasi Titik Api Baru, Pemerintah Bentuk Pos Pantau Karhutla
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 20.55
300 Pengusaha Serentak Padamkan Api Kebakaran Hutan, Pakai Anggaran Negara?
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 20.15
Polda Kalsel Usut Kasus Karhutla di Lahan Milik 10 Korporasi
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 15.00
12 Bekantan di Kalsel Mati Terbakar Akibat Karhutla
Detik.com · 16 September 2026 pukul 12.57