Tahura Sultan Adam Ditutup Sementara Untuk Percepat Penanganan Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menutup sementara kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam untuk pembangunan jalur akses Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla). Jalan rintisan ini bertujuan mempercepat mobilisasi personel, peralatan, dan armada pemadam menuju titik rawan kebakaran. Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra menyebut keberadaan jalur akses diharapkan memangkas waktu tempuh petugas sehingga pengendalian api dapat dilakukan lebih dini, sekaligus memperkuat perlindungan kawasan konservasi selama musim kemarau.
Penutupan menyusul kejadian karhutla di kawasan Villa Tengger, Mandiangin, yang berhasil dicegah penyebarannya. Penanganan melibatkan personel gabungan dari UPTD Tahura Sultan Adam, Manggala Agni, BPBD Kalsel, BPBD Kabupaten Banjar, Koramil Karang Intan, Polsek Karang Intan, BPK Mandiangin, Masyarakat Peduli Api, serta satgas udara yang disiagakan BNPB. Dishut Kalsel mengimbau masyarakat mematuhi penutupan, menghindari aktivitas berpotensi memicu kebakaran, dan segera melaporkan titik api kepada petugas.
Bagikan
Berita terkait
73 Hotspot Terdeteksi di Kalsel, 14 Titik Berada di Areal PBPH
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
Kemenhut Perkuat Deteksi Dini Karhutla, 73 Hotspot Terpantau di Kalsel
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
Kemenhut Perkuat Sistem Deteksi Dini Karhutla di Kalimantan Selatan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.47
BPBD Kalsel Tangani 299 Kasus Karhutla Hingga 27 Juli 2026
JPNN.com · 28 Juli 2026 pukul 22.45