Taiwan Marah Gara-gara Xi Bujuk Trump Tak Akui Kemerdekaannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dalam pertemuan tertutup di Gedung Putih pada Kamis (24/9), Presiden China Xi Jinping mendesak Presiden AS Donald Trump agar tidak mengakui kemerdekaan Taiwan dan mendukung 'reunifikasi' nasional. Xi menyatakan bahwa posisi China dalam menjaga integritas wilayah sudah jelas, dan meminta AS memegang 'posisi yang tepat' terkait isu Taiwan. Pernyataan ini ditujukan untuk mencegah tindakan yang dianggap provokatif oleh Beijing.
Pernyataan Xi memicu kemarahan Taiwan, yang menuduhnya menyebarkan 'distorsi fakta'. Kementerian Luar Negeri Taiwan menyatakan bahwa kedaulatan Taiwan hanya bisa ditentukan oleh rakyatnya melalui proses demokratis, dan menolak klaim China atas wilayahnya. AS tetap menjadi pendukung utama Taiwan meskipun tidak ada hubungan diplomatik resmi.
Isu ini semakin sensitif setelah Trump mengumumkan penundaan penjualan senjata ke Taiwan pada Mei, yang dianggapnya sebagai 'alat tawar-menawar' dalam hubungan dengan China. Beberapa pihak di Washington mengkritik langkah ini, menganggapnya melemahkan komitmen AS terhadap keamanan Taiwan. China secara konsisten menolak kemerdekaan Taiwan dan memandangnya sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayahnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.10
Komen Tak Terduga Xi Jinping Soal AS-China di Depan Trump
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.50
Xi Jinping: China-AS Punya Tanggung Jawab Kelola Perkembangan AI
kumparan · 25 September 2026 pukul 10.57
Foto: Trump Sambut Xi Jinping di Gedung Putih, Bahas Perdagangan hingga Taiwan
JawaPos · 25 September 2026 pukul 10.32
Xi Jinping: AS dan Tiongkok Bertanggung Jawab Pastikan AI Tetap di Bawah Kendali Manusia
Berita terkait
Donald Trump-Xi Jinping Bertemu, Siapa yang Akan Kuasai AI Dunia?
Detik.com · 24 September 2026 pukul 16.20
Momen Langka Trump Sambut Xi Jinping di Bandara, Pesawat Pengebom Melintas
Detik.com · 24 September 2026 pukul 06.15
Sosok Xi Jinping yang Kehilangan Segalanya Sebelum Jadi Pemimpin China
Detik.com · 23 September 2026 pukul 12.41
Murka, China Ancam Batalkan Pertemuan Xi Jinping dengan Donald Trump
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 17.41