Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Xi Jinping: China-AS Punya Tanggung Jawab Kelola Perkembangan AI

Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump bertemu di Gedung Putih pada Kamis (24/9) untuk membahas peran kritis kecerdasan buatan (AI) dalam hubungan internasional. Xi menyatakan bahwa China dan AS, sebagai pemimpin industri AI, memiliki tanggung jawab bersama untuk mengelola perkembangannya agar tetap di bawah kendali manusia dan mendukung kesejahteraan global. Kedua pemimpin menekankan pentingnya pengawasan yang bertanggung jawab terhadap teknologi ini. Trump menegaskan peran Departemen Kehakiman AS (DOJ) sebagai 'guardrail' utama dalam pengaturan AI, meskipun banyak pihak industri yang mendesak aturan baru. Pertemuan ini bertepatan dengan seruan global untuk memperlambat pengembangan AI yang dinilai semakin tidak terkendali. CEO OpenAI Sam Altman dan CEO Anthropic Dario Amodei, dalam sidang Dewan Keamanan PBB, mendesak penciptaan standar internasional untuk mengukur risiko, menilai kemampuan, dan memastikan kontrol manusia atas AI. Mereka juga menyoroti ancaman serius jika pengembangan AI tidak diatur, termasuk potensi penggunaan untuk membuat senjata biologis. Amodei menyebutkan tiga usulan kolaborasi global: larangan penggunaan AI untuk senjata biologis, sistem verifikasi komitmen antarnegara, dan standar global untuk pengujian AI serta pelaporan insiden keamanan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait