Tak Hanya Sembako, Siprianus Perindo Bantu Korban Gempa Manggarai Bangun Kembali Rumah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menyebabkan banyak rumah warga di Kabupaten Manggarai roboh. Warga terpaksa menghadapi keterbatasan karena kehilangan tempat tinggal yang aman. Untuk membantu mereka, bantuan kemanusiaan disalurkan ke daerah terdampak, mencakup kebutuhan logistik sehari-hari dan material untuk membangun kembali rumah.
Kegiatan ini dilakukan di Dusun Kolang yang terletak di Desa Ulu Belang, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai pada Selasa 18 Agustus 2026. Siprianus Jangka, anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari Fraksi Partai Perindo dan anggota Komisi A, secara pribadi turun tangan membagikan bantuan tersebut. Menurutnya, rumah-rumah warga hancur saat gempa sehingga mereka tidak bisa menempatinya lagi, maka bantuan bahan bangunan diberikan untuk perbaikan.
Material seperti kayu dan paku menjadi prioritas karena sebagian besar korban kehilangan hunian layak. Warga dapat langsung menggunakan bantuan ini untuk merakit dinding dan atap rumah yang rusak. Selain itu, gempa di NTT telah mengakibatkan 53 orang meninggal dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.28
Ingin Dengar Langsung Kebutuhan Masyarakat, Purbaya Temui Korban Gempa NTT
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.15
Menkomdigi Ungkap 99,9% BTS di NTT Sudah Pulih, Janji Percepatan Perbaikan
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 11.18
Kemenkes Siapkan RS Lapangan di Manggarai NTT untuk Korban Gempa
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.23
Pemerintah Total Kirim 253 Ton Bantuan ke Korban Gempa NTT
Berita terkait
Penanganan Darurat Gempa NTT, Kemensos Salurkan Bantuan Rp 14,65 Miliar
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 22.12
Mensos Sebut 31 Ribu Warga Mengungsi Imbas Gempa M 7 di NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.12
Bahlil Pastikan Pasokan BBM-Listrik di NTT Membaik: Masih Belum 100 Persen
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.28
Kapolri: 27.700 Pengungsi Gempa NTT Tersebar di 107 Titik Pengungsian
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 18.15