Kepala BNPB Ungkap Data Sebaran Bantuan Logistik di NTT Usai Gempa Dahsyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Setelah gempa bumi magnitudo 7,7 di NTT pada 19 Agustus 2026, BNPB menyalurkan bantuan logistik sebanyak 411 ton mulai 15-19 Agustus. Dari total ini, 72,77 ton disalurkan melalui jalur udara pada 19 Agustus, termasuk 5.000 paket sembako ke Posko Maumere dan 2.900 paket ke Posko Labuan Bajo. TNI AL mengirimkan KRI Bung Hatta dan KRI dr. Soeharso untuk pendistribusian dan penanganan kesehatan, sambil menyiapkan 882 unit tenda dan 2 unit RS lapangan. Gempa menyebabkan 83 orang meninggal, 328 luka berat, dan 639 luka ringan, dengan Kabupaten Manggarai Timur paling terdampak (70 meninggal). Tantangan seperti krisis air bersih dan listrik di posko masih menjadi perhatian, sementara pemulihan infrastruktur dan jaringan telekomunikasi berjalan dengan mendekatkan Free Wi-Fi dan mobile genset di posko darurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 18.47
Kepala BNPB Akui Banyak Kekurangan Penanganan Korban Gempa NTT
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 10.25
KRI dr. Soeharso-990 Layani Puluhan Korban Gempa NTT di Pelabuhan Reo
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 09.05
Hari Kedelapan Gempa NTT, BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 09.00
Jembatan Dampek NTT Kembali Beroperasi Pascagempa M 7,7
Berita terkait
Gempa Susulan di NTT Terus Terjadi, Ini Data Terbarunya
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 08.06
Update Korban Gempa NTT: 135 Orang Meninggal, 98.986 Rumah Rusak
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 17.44
Pengungsi Gempa NTT Capai 179.037, Warga Alami Ketakutan
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.45
Update Gempa NTT: BNPB Catat 136 Korban Jiwa dan Verifikasi Rumah Rusak Capai 70 Persen
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.27