Tak Lagi Memiliki Rudal Pencegat, Rusia Terus Bombardir Ukraina Tanpa Henti
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan udara Rusia terhadap ibu kota Ukraina dan wilayah sekitarnya dalam semalam menyebabkan 15 orang tewas dan puluhan luka, menurut layanan darurat Ukraina. Angkatan Udara Ukraina melaporkan bahwa 24 rudal balistik dan empat rudal anti-kapal diluncurkan oleh Rusia, namun tidak ada konfirmasi adanya pencegatan berhasil. Serangan ini menargetkan fasilitas logistik dan gudang di Kyiv, sebagai respons atas serangan Ukraina sebelumnya terhadap perusahaan e-commerce Wildberries di Rusia. Bulan Juli menjadi bulan paling mematikan sejak April 2022, dengan 377 warga sipil tewas dan 2.129 luka dalam serangan Rusia. Ukraina semakin kekurangan persediaan rudal pencegat, menimbulkan kekhawatiran akan kemampuan pertahanan di masa depan. Para petugas penyelamat masih bekerja di bawah ancaman serangan lanjutan dari pasukan Rusia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 17.40
Aset Rusia Hasilkan Rp 28,9 Triliun, Uni Eropa Kirim Dana ke Ukraina
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.30
Siapkan Manuver Baru, Presiden Rombak Jajaran Petinggi Militer
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 01.00
Rudal Rusia Bombardir Kyiv Ukraina, 17 Orang Tewas dan 40 Terluka
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 22.10
Siaga Perang Menggila, Pasukan Rudal Korut Dikerahkan ke Rusia
Berita terkait
Rudal Pencegat Patriot Ukraina Habis Jadi Kesempatan Emas bagi Rusia Bombardir Kyiv
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 16.37
Ibu Kota Ukraina Dihujani Rudal Rusia, 9 Orang Tewas-Puluhan Lainnya Luka
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 15.35
201 Drone Ukraina Serbu Moskow, Rusia Bombardir Kyiv
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 18.25
Bisa Bom Rumah Putin, Ini Kecanggihan Rudal Buatan Ukraina
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.40