Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Siapkan Manuver Baru, Presiden Rombak Jajaran Petinggi Militer

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan perombakan jajaran tinggi militer dalam sebuah pertemuan pemerintah yang dihadiri Menteri Pertahanan Andrey Belousov dan Kepala Staf Umum Valery Gerasimov. Perubahan utama mencakup penunjukan Kolonel Jenderal Valery Solodchuk sebagai penanggung jawab penuh logistik militer dan pasukan senjata. Solodchuk sebelumnya memimpin kelompok pasukan 'Tengah'. Posisi lamanya diisi Kolonel Jenderal Andrey Ivanaev, mantan komandan kelompok 'Timur', yang merekomendasikan Mayor Jenderal Pyotr Bolgarev sebagai penggantinya. Putin juga menunjuk Kolonel Jenderal Denis Lyamin sebagai komandan Pasukan Sistem Tak Berawak, cabang militer baru yang dibentuk November lalu.

Perombakan ini terjadi di tengah pergolakan Ukraina. Presiden Volodymyr Zelensky sebelumnya memerintahkan kampanye tekanan 40 hari dengan peningkatan serangan jarak jauh ke infrastruktur energi, gudang ritel, kapal kargo, dan operasi sabotase di Rusia. Kampanye tersebut berakhir pekan ini dengan hasil beragam. Kritikus menilai serangan balasan Rusia justru menimbulkan kerusakan ekonomi lebih besar bagi Ukraina, termasuk blokade de facto pelabuhan Laut Hitam. Di sisi internal, reshuffle kabinet Zelensky memicu krisis politik dan protes massal setelah mantan Menteri Pertahanan Mikhail Fedorov menentang pemecatannya dan mengkritik Jenderal Aleksandr Syrsky. Zelensky kemudian mencopot Syrsky sebagai panglima angkatan bersenjata namun menolak mengembalikan Fedorov.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait