Tak Mau Berkonflik dengan Rusia, Anggota NATO Ini Tolak Kirim Rudal ke Ukraina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertahanan Finlandia Antti Hakkanen menyatakan Helsinki tidak akan mengirimkan lebih banyak rudal pertahanan udara ke Ukraina. Dalam wawancara dengan Ilta-Sanomat, Hakkanen menegaskan Finlandia tidak bisa mempertaruhkan kesiapan tempur sendiri di tengah ketegangan dengan Rusia, mengingat posisinya sebagai negara garis depan NATO. Ia memprediksi musim dingin akan sulit bagi NATO dan Ukraina, dengan Rusia kemungkinan besar kembali menyerang infrastruktur energi Ukraina.
Ukraina saat ini mendesak rudal pencegat Patriot buatan AS untuk menghadapi serangan rudal balistik Rusia. Presiden Zelensky mengakui kesulitan menembak jatuh rudal Rusia karena kekurangan rudal Patriot. Hakkanen menegaskan kekurangan ini bergantung pada kapasitas produksi AS dan keputusan negara-negara Eropa pemilik sistem Patriot, bukan Finlandia yang tidak memiliki sistem tersebut. Meskipun memiliki kemampuan rudal antipesawat tertentu, Finlandia menolak mengungkap rincian dukungan lebih lanjut. Hakkanen menilai solusi terbesar bagi Ukraina adalah berakhirnya konflik di Iran yang telah menguras persediaan rudal AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.18
Zelensky Tuduh Rusia Pakai Rudal Korut dalam Serangan ke Ukraina
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 22.00
Jerman Hadapi Ancaman Perang Besar, Pemerintah sedang Bersiap
Berita terkait
Perempuan Cantik Rusia Tanam Bom di Tempat Sampah, Pembelot Ukraina Tewas
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.45
Turki Pilih Mendekat ke AS Dibandingkan Rusia
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.40
201 Drone Ukraina Serbu Moskow, Rusia Bombardir Kyiv
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 18.25
Tegang! Jet Tempur NATO Tembak Jatuh Drone di Latvia
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.59