Tak Semua Penyakit Jantung Bawaan Bisa Terlihat saat Hamil, ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden menyatakan NU selalu hadir dalam setiap peristiwa dan krisis yang dihadapi bangsa. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), penyakit jantung bawaan (PJB) dapat didiagnosis selama kehamilan, setelah bayi lahir, bahkan hingga dewasa. Fetal echocardiogram, jenis USG yang memberikan gambaran rinci tentang struktur dan fungsi jantung janin, umumnya dilakukan pada usia kehamilan 18 hingga 22 minggu, terutama jika ada faktor risiko. Namun, hasil pemeriksaan normal tidak selalu menyingkirkan kemungkinan masalah jantakarena sirkulasi darah janin berbeda dengan kondisi pasca lahir. Beberapa kelainan seperti total anomalous pulmonary venous return (TAPVR) sulit terdeteksi prenatal karena pembuluh vena paru lebih sulit dilihat sebelum bayi lahir. Oleh karena itu, pemeriksaan setelah kelahiran tetap penting, termasuk pulse oximetry untuk mendeteksi PJB kritis sebelum gejala muncul. Gejala yang perlu diwaspadai setelah lahir meliputu kesulitan bernapas, kulit atau bibir biru, kesulitan menyusu, dan kelemahan ekstrim. Deteksi dini memungkinkan penanganan yang lebih cepat dan tepat.
Bagikan
Berita terkait
Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan (PJB): Gejala, Penyebab, dan Penanganan
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 22.00
5 Pemeriksaan Kesehatan yang Penting Dilakukan saat Memasuki Usia 30 Tahun
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 22.10
Waspadai Keputihan Abnormal sebagai Gejala Kanker Serviks dan Cara Mendeteksinya
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.11
Atasi Karhutla, Kapolda Riau Minta Perusahaan Jadi First Responder
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.13