Takdir Baik Diterima, Takdir Buruk Dicela? Begini Hukumnya dalam Islam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Takdir dalam Islam mencakup baik dan buruk, serta semua yang ditimpakan oleh Allah SWT. Muslim wajib beriman kepada qada' dan qadar, baik yang menyenangkan maupun yang pahit. Jika hanya menerima takdir baik saja namun mengeluh atau mencela takdir buruk, maka tidak sepenuhnya beriman. Hadis Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa seorang hamba tidak beriman sampai beriman pada takdir baik dan buruk dengan keyakinan bahwa apa yang ditakdirkan tidak lewat dari kebaikannya, dan apa yang tidak ditakdirkan tidak akan menimpa. Perilaku mencela takdir atau meremehkan dosa dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Bagikan
Berita terkait
Qada' dan Qadar, Apa Bedanya dengan Takdir? Ini Penjelasan Ulama
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 05.15
Hidayah Hijrah, Anugerah Terindah dari Allah yang Tak Ternilai
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 09.37
Doa Ketika Khawatir Terjadi Keburukan atau Kesialan
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 15.27
4 Pesan Rasulullah SAW untuk Wanita Akhir Zaman, Nomor 4 Sering Diabaikan
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 17.30