Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Doa Ketika Khawatir Terjadi Keburukan atau Kesialan

Artikel ini membahas doa dan sikap yang dianjurkan bagi seorang Muslim ketika merasa khawatir akan terjadi keburukan atau kesialan. Jika seseorang merasa dirinya menjadi penyebab datangnya keburukan, ia hendaknya segera meluruskan keyakinan, memperbanyak istighfar, bertobat kepada Allah, serta memanjatkan doa memohon perlindungan. Seorang Muslim harus yakin bahwa segala yang terjadi merupakan takdir Allah yang mengandung hikmah, meskipun terkadang belum dapat dipahami. Rasulullah SAW mengajarkan untuk mengucapkan 'Qadarullahu wa maa syaa'a fa'ala' yang artinya 'Ini adalah ketetapan Allah, dan apa yang Dia kehendaki pasti terjadi' (HR Muslim).

Ketika merasa khawatir atau melihat sesuatu yang tidak disukai, Rasulullah juga mengajarkan doa: 'Allaahumma laa ya'tii bil-hasanaati illaa anta wa laa yadfa'us-sayyi'aati illaa anta wa laa haula wa laa quwwata illaa bika' yang artinya 'Ya Allah, tidak ada yang mampu mendatangkan kebaikan selain Engkau, tidak ada yang mampu menolak keburukan selain Engkau, dan tidak ada daya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan-Mu' (HR Abu Dawud).

Artikel menegaskan bahwa keyakinan adanya manusia, angka, hari, atau benda yang membawa kesialan bertentangan dengan prinsip tauhid. Seorang Muslim diperintahkan untuk menggantungkan seluruh harapan dan rasa takut hanya kepada Allah, karena Dialah satu-satunya Dzat yang mengatur seluruh takdir kehidupan manusia.

Berita terkait