Taliban Ingin Normalisasi Hubungan dengan AS, Dahulukan Hubungan Praktis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintahan sementara Taliban ingin menormalisasi hubungan dengan Amerika Serikat lima tahun setelah pasukan AS menyelesaikan penarikan dari Afghanistan. Dalam wawancara eksklusif, Pelaksana Tugas Menteri Luar Negeri Taliban Amir Khan Muttaqi meminta Washington meninggalkan pendekatan konfrontatif dan membangun hubungan berdasarkan saling menghormati serta kepentingan bersama. Namun, pengakuan resmi hanya bisa dibicarakan setelah hubungan praktis terbangun lebih dulu.
Hingga kini, hanya Rusia yang telah mengakui pemerintahan Taliban. Kritik internasional masih kuat, terutama terkait larangan anak perempuan melanjutkan pendidikan setelah tingkat sekolah menengah pertama. Muttaqi tidak memberikan penjelasan mengenai kapan kebijakan ini akan diubah.
Taliban kembali berkuasa di Afghanistan pada Agustus 2021 dan mengklaim telah membawa keamanan serta stabilitas selama lima tahun terakhir. Terkait Rusia, Taliban menandatangani pakta kerja sama militer-teknis pada Mei untuk perawatan senjata, yang dikatakan tidak ditujukan untuk menghadapi negara tertentu. Muttaqi juga mendukung dialog dengan Pakistan untuk menyelesaikan perselisihan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 14.38
Menlu Iran: Kembali ke Jalur Diplomasi Bukan Hal Mustahil namun Bergantung pada AS
Berita terkait
Presiden Trump Sebut Presiden Putin Tidak akan Menyerang Wilayah NATO
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 07.00
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.18
Diam-diam, Bos CIA ke Moskow Bertemu Pejabat Rusia, Bahas Apa?
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.04
Tiongkok tak Gentar dengan Ancaman AS
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 22.19