Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Taman Para’an, Matahari, Air, Angin dan Energi Kota

Taman Para'an di Samarinda resmi dibuka pada 19 Mei 2025 sebagai taman kota berketahanan iklim. Terletak di sisi Jembatan Nibung, dekat Pasar Segiri, taman ini dirancang secara partisipatif bersama masyarakat melalui Center for Climate and Urban Resilience (CeCUR). Proses perancangan melibatkan ibu-ibu, penyandang disabilitas, anak muda, NGO, akademisi, dan perguruan tinggi. Taman ini menjadi model pembangunan ruang publik inklusif. Energi utama taman berasal dari panel surya 5.000 watt dan turbin angin skala kecil, sehingga tidak bergantung pada PLN. Air hujan ditampung dan dipakai menggantikan ambil air dari Sungai Karangmumus. Taman ini juga berfungsi sebagai laboratorium belajar energi terbarukan, ketahanan kota, dan adaptasi iklim. Warga dapat mengamati teknologi langsung, sementara akademisi dapat melakukan penelitian dan kelas terbuka.

Berita terkait