Tanggapan UGM Soal Kasus Pelecehan Seksual di Fakultas Teknik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas Gadjah Mada (UGM) menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti laporan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang melibatkan mahasiswa Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI), Fakultas Teknik. Kasus ini mencuat setelah beredar tangkapan layar percakapan cabul di grup chat mahasiswa yang beranggotakan sekitar 40 orang. Juru Bicara UGM I Made Andi Arsana menyampaikan bahwa Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UGM telah memproses laporan tersebut sesuai Peraturan Rektor Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual. UGM menekankan prinsip perlindungan korban, keselamatan, kerahasiaan identitas, pendampingan, dan pemulihan. Proses penanganan dilakukan secara adil, objektif, dan akuntabel dengan menghormati hak-hak seluruh pihak. UGM juga mengimbau agar privasi korban dihormati dan tidak disebarluaskan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 29 September 2026 pukul 16.27
FT UGM Siapkan Penonaktifan 10 Mahasiswa Pelaku Dugaan Pelecehan Online
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.08
10 Mahasiswa UGM Terlibat Percakapan Cabul di Grup Chat Dinonaktifkan
Detik.com · 29 September 2026 pukul 12.00
UGM Periksa 10 Mahasiswa Teknik Terkait Viral Grup Chat Cabul
Berita terkait
Member Grup WA Cabul Mahasiswa FT UGM 40 Orang
Detik.com · 29 September 2026 pukul 14.12
Anak Bukan Milik Ortu: Ayah di Lampung Perkosa Anak, Kuasa Ayah Dicabut 20 Tahun
kumparan · 29 September 2026 pukul 13.56
Geger Dugaan 7 Pria Perkosa Mahasiswi di Kampus Top Cornell University AS
Detik.com · 29 September 2026 pukul 10.51
Viral Grup Chat Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa Teknik, UGM Buka Suara
Detik.com · 29 September 2026 pukul 09.02