Tanggulangi Kekeringan, Pemkot Tasikmalaya Siapkan Anggaran Bencana Rp1,9 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Tasikmalaya menyiapkan anggaran bencana sebesar Rp1,9 miliar untuk menanggulangi krisis air bersih yang terjadi akibat kemarau panjang dan dampak perubahan iklim. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya telah mendistribusikan air bersih ke 8.801 Kepala Keluarga (KK) atau 29.156 jiwa warga di 24 Kelurahan yang tersebar di 8 Kecamatan. Distribusi air dilakukan di sejumlah kecamatan termasuk Tamansari, Purbaratu, Kawalu, Cipedes, dan lainnya. Sebelumnya, BPBD juga telah memasok air sebanyak 490.000 liter untuk meringankan beban warga. Kegiatan pemasokan air diperkirakan akan berlanjut hingga September 2026. Selain krisis air, kemarau panjang juga menyebabkan 1.850 hektare lahan pertanian gagal tanam, puso, hingga sulit untuk diolah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 13.37
Honduras Tetapkan Status Darurat Kekeringan Imbas El Nino
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 09.34
Peringatan BMKG, Ini Daerah Potensi Kekeringan Ekstrem Agustus 2026
Berita terkait
Warga Desa Slangit Cirebon Dilanda Krisis Air Bersih tiap Tahun
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.00
BMKG: Sifat Hujan di DIY Bawah Normal hingga 3 Bulan ke Depan
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.25
Dilanda Kekeringan, Warga IKN di Desa Karang Jinawi PPU Krisis Air Bersih
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.15
BMKG : Oktober 2026 Masih Kemarau di Kalimantan Utara
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 22.29