Dilanda Kekeringan, Warga IKN di Desa Karang Jinawi PPU Krisis Air Bersih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga di Delapan RT di Desa Karang Jinawi, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengalami krisis air bersih akibat kekeringan yang berlangsung sejak sebulan terakhir. Kepala Desa Nur Yamansyah menjelaskan bahwa sekitar 80 persen warga bergantung pada air sungai yang kini telah mengering, sementara sisanya menggunakan sumur resapan yang tidak lagi mengalir. Akibatnya, warga yang memiliki kendaraan mengambil air dari embung, sementara warga ekonomi menengah ke bawah terpaksa membeli air bersih dengan harga Rp100.000 per tandon. Untuk membantu, sejumlah pihak seperti PT Itci Hutani Manunggal, BPBD PPU, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman PPU, serta Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV Samarinda turun tangan dengan mendistribusikan air bersih ke delapan RT. Hingga kini, total air yang disalurkan mencapai 11 trip atau sekitar 62.000 liter, diambil dari embung di RT 02 dan disalurkan langsung ke tandon di masing-masing RT. Meski demikian, kebutuhan air bersih seluruh warga masih belum terpenuhi sepenuhnya, sehingga desa ini memohon agar distribusi air dilanjutkan secara berkala selama musim kemarau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.30
Kekeringan Meluas, Ribuan Hektare Sawah Terpaksa Menganggur
Berita terkait
Polres Serang Kirim 64 Truk Tangki Air Atasi Kekeringan di 6 Kecamatan
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 12.48
Pemkab Serang Pasok Air Bersih ke 7 Kecamatan Terdampak El Nino
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.00
Kebakaran Lahan di Sulsel Hanguskan 22 Hektare dalam Sehari, Enrekang Terparah
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.30
Terdampak kemarau, sejumlah warga di Grobogan manfaatkan air belik
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 18.53